Anggaran Kegiatan GP3A dari Aspirasi DPR-RI di Kabupaten Bekasi di Duga jadi Ajang Bancakan
deltanews.vod1.site/
Kabuapaten Bekasi – Anggaran Kegiatan GP3A yang berasal dari Aspirasi Dewan Perwakilan Rakyat Rebublik Indonesia / DPR-RI tahun 2021 dengan nilai kegiatan lebih kurang Rp. 195 JT pertitiknya di Duga jadi ajang Bancakan oleh Oknum yang mengatasnamakan Kordinator utusan dari Partai Politik.
kegiatan tersebut tersebar di beberapa Desa yang ada di wilayah Kabupaten Bekasi Propinsi Jawa Barat, dengan jumlah kegiatan lebih kurang 72 titik kegiatan.
Kegiatan tersebut berupa Pembangunan infrastruktur, guna ke lancaran penggunaan air untuk mengairi areal persawahan yang tersebar di wilayah Kabupaten Bekasi .
Berdasarkan informasi yang di himpun media deltanews.vod1.site/ untuk Plaksanaanya di kerjakan oleh Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) .
GP3A adalah gabungan beberapa kelembagaan P3A yang bersepakat bekerjasama memanfaatkan air irigasi dan jaringan irigasi pada daerah layanan blok sekunder, gabungan beberapa blok sekunder, atau satu daerah irigasi yang bertujuan untuk mempermudah pola koordinasi.
Berdasarkan hasil informasi yang di himpun Awak media DeltaNews pada Rabu 05/04/2021 ada beberapa Kelompok GP3A yang tersebar di beberapa kecamatan mengatakan jika Anggaran untuk kegiatan tersebut ketika di Awal Pencairan sebesar lebih kurang Rp. 70% langsung di mintai oleh oknum yang mengatasnamakan utusan dari Partai Politik dengan meminta angaran sebesar Rp.56jt dalam satu titik kegiatan.
" awalnya kan mereka ( utusan Partai Red) minta kepada kami selaku Pengurus GP3A sebesar Rp. 60 JT Pertitiknya , Kemudian pada saat Rapat kedua, kami di wajibkan untuk memberikan Anggaran sebesar 75 JT Pertitik kegiatan," ucap ketua GP3A di salah satu Desa yang ada di Kecamatan Cabangbungin yang namanya minta di rahasiakan.
" pas kemarin pencairan sebesar 70% dari Alokasi Anggaran untuk kegiatan di Desa kami, ya mereka datang dan kami kasih sebesar Rp. 56 jt, abis mo gimana lagi saya juga ga enak, karena menurut dia Anggaran tersebut berasal dari Asiprasi Dewan dari Partainya, kebetulan di Desa kami kan ada Dua titik kegiatannya ya dia Bawa uang sekitar Rp. 112.000.000.
" jujur saya juga tidak iklas dengan hal tersebut namun apalah daya kami, padahal Rekening atas nama kami selaku Pengurus GP3A, yang ambil duit kami dan yang mengerjakan kegiatan kami, jadi dari Alokasi Anggran 70% dan di minta Rp. 56 jt ya itulah sisanya untuk kami belanjakan Batu , pasir , semen dan membayar tenaga kerja,. serta membeli kebutuhan lainnya guna pelaksanaan Pembuatan kegiatan lining untuk sarana penggunaan pemakaian air " tutupnya .
Penulis : Madrawi
