Dinas Pariwisata Gelar ‘Bekasi Tourism Exhibition’
Bekasi, deltanews.vod1.site/ – Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi gelar pameran 'Bekasi Tourism Exhibition' 2018 yang berlangsung selama 3 hari dari tanggal 29 hingga 31 Oktober 2018 bertempat di Gedung Graha Pariwisata.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk menciptakan wahana interaksi promosi unggulan produk-produk pariwisata dengan stakeholder serta merangsang masuknya arus investasi ke daerah sekaligus mengembangkan dan meningkatkan produk-produk unggulan kepariwisataan, ekonomi kreatif dan umkm, (29/10).
Asisten Daerah, Carwinda mengatakan selain pelaksanaan pameran, dalam 3 hari ini juga akan dilaksanakan aneka lomba bertajuk "Art Festival" untuk para pelajar tingkat SMP, SMA/SMK se-kabupaten bekasi yang bertujuan untuk meningkatkan peran serta generasi muda dalam menanamkan nilai-nilai pendidikan yang tidak hanya terfokus pada intelektual tetapi juga memotivasi para pelajar menggali potensi-potensi yang dimiliki.
"Saya mengajak kepada semua pihak dan seluruh masyarakat kabupaten bekasi untuk sama-sama berperan aktif dalam mensukseskan kegiatan ini," ujarnya.
Selain itu, acara ini dilaksanakan untuk memperkenalkan gedung graha pariwisata agar dapat dikenal oleh masyarakat luas dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kabupaten Bekasi.
"Nantinya gedung ini akan dapat dipakai oleh khalayak umum untuk menyelenggarakan even-even yang tujuannya untuk memperkenalkan kebudayaan dan pariwisata demikian juga kepentingan lainnya, yang kegunaannya untuk kepentingan umum,” ucapnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata, Sutia Resmulyawan mengatakan bahwa Graha Pariwisata akan menjadi fokus utama dari beberapa daerah destinasi, baik alam maupun industri.
"Wisata alam ada situ Abidin, situ Cibereum, Pantai Beting, Jembatan Cinta dan lainnya. Kita sekarang sedang berkembang ke wisata industri, seperti Coca-Cola, Sari Roti, Asta Honda Motor dan masih banyak lainnya sekitar 26 perusahaan yang sudah bekerjasama dengan kita," katanya.
Hal tersebut tentunya harus didukung oleh produk UKM, sehingga ketika tourism datang ke Kabupaten Bekasi lebih mudah mendapatkan oleh-oleh khas daerah industri ini. "Kan gak percuma kalau wisatawan datang banyak yang dicari. Jadi wisatawan bisa datang ke graha pariwisata ini dahulu nanti baru jalan-jalan, disini ada oleh-oleh," ucapnya.
Walaupun ada berbagai kendala yang dialami oleh dinas Pariwisata seperti alat transportasi mengingat letak destinasi wisata alam satu dengan yang lainnya cukup berjauhan, namun pihaknya tetap mengupayakan dan bekerjama dengan pihak lain sehingga dapat meningkatkan wisatawan baik lokal maupun mancanegara.
Penulis : Lilis
