DINSOS BERIKAN NASI KOTAK BASI UNTUK KORBAN BANJIR DI DESA SUKAMULYA


deltanews.vod1.site/ Dinas Sosial Kabupaten Bekasi memberikan bantuan berupa Nasi kotak yang di kemas dengan menggunakan Sterofoam di Desa Sukamulya menjadi perbincangan pasalnya bantuan tersebut tidak layak di konsumsi alias Basi dan berlendir
Bantuan nasi kotak yang berisi satu bungkus nasi, satu potong Ayam Goreng, telur rebus, tahu Goreng, sambel dan lalapan yang di Berikan Dinsos untuk korban Banjir di Desa Sukamulya Kecamatan Sukatani Kabupaten Bekasi Propinsi Jawa Barat sebanyak 200 kotak dan 4 Dus air mineral tersebut di berikan pada Rabu 1 Maret 2023 dan di serahkan langsung ke kantor Desa Sukamulya.
Kemudian Pemdes Sukamulya langsung menyalurkan kepada warga yang terdampak Banjir melalui para ketua RT di dampingi oleh perwakilan dari pemerintah kecamatan Sukatani.
wilayah / kampung yang mendapatkan batuan nasi kotak di antaranya kampung Gandu RT.06/01 , sebanyak 60 kotak , kampung kempes RT.05/. RW.04 , 25 Kotak, kampung kali Abang Rt.03/ RW.04, 40 kotak dan kampung kempes RT.06 / RW.04, 50 kotak.
setelah nasi kotak tersaluran kepada korban Banjir, para ketua RT melaporkan kepada salah seorang yang ikut membantu menyalurkan nasi kotak yang di berikan oleh Dinas sosial Bahawa nasi kotak yang di terimanya sudah basi dan berlendir, telur rebus juga sudah Bau.
Perihal adanya Bantuan Nasi kotak dari Dinsos yang di Duga Basi beredar di Gruop WhatsApp Aparatur Desa Sukamulya yang mengatakan," untuk masukan nasinya Basi, telurnya Bau, ini bantuan yang tadi sampai di Desa," ucap salah seorang yang ada di Gruop WhatsApp.
Kepala dinas Sosial Kabupaten Bekasi Endin Samsudin saat di konfirmasi melalui Pesan WhatsApp terkait adanya Bantuan Nasi kotak yang tidak layak di konsumsi mengatakan," terimakasih informasinya, pagi ini selasa 2 Maret 2023 kita Panggil Pendornya, kita Bakal putus kontraknya, dan minta tanggung jawabnya sesuai perjanjian," katanya
Lebih lanjut Endin juga mengatakan Pemdes wajib menolak jika memang kedapatan nasi dan lauknya tidak layak di konsumsi, saat di tanya brapa jumlah yang di distribusikan untuk Desa Sukamulya dan siapa pendornya, Endin mengatakan," nanti kita cek dulu , ke PPTK karena menyebar titik lokasinya, tolong nanti di cek dulu jumlah barang dan menunya," terangnya .
Penulis : Madrawi
